Atur Spion untuk Mengurangi Titik Buta saat Berkendara


Saat berkendara, Anda tak hanya dituntut untuk piawai mengendalikan mobil, namun juga memahami beberapa hal lain yang berkaitan dengan keselamatan. Salah satunya adalah awas tehadap dampak yang bisa ditimbulkan oleh titik buta (blind spot) saat berkendara.

Melihat objek yang berada di depan mobil tentu merupakan hal yang mudah, namun untuk mengetahui bagaimana situasi di samping dan belakang tentunya menjadi kendala. Untuk itulah diciptakan komponen berupa kaca spion yang berperan sangat penting untuk melihat kondisi samping dan belakang kendaraan.

Akan tetapi, tak semua area dapat terlihat melalui kaca spion. Nah, bidang yang tak terlihat secara maksimal oleh kaca spion itu dikenal dengan sebutan titik buta. Area yang tak terlihat ini berpotensi mengundang bahaya, terutama saat akan menikung atau menyusul kendaraan di depan.

Posisi blind spot tergantung pada jenis kendaraan. Pada mobil penumpang, titik buta biasanya ada di sebelah kiri dan kanan pengemudi, sedangkan pada truk besar biasanya titik buta berada pada area yang lebih rendah dari posisi duduk sopir.

Setidaknya ada dua cara untuk mengurangi bahaya titik buta, seperti yang kami paparkan di bawah ini.


Mengatur posisi spion dengan benar

Laman Auto 2000 dan Carmudi sepakat bahwa titik buta bisa diminimalkan apabila ketiga kaca spion --kanan, kiri, dan tengah-- diatur dengan benar sebelum Anda mulai menjalankan kendaraan.

Posisi kaca spion kanan dan kiri sebaiknya diatur agak melebar sehingga jangkauan pandangan ke kedua arah tersebut semakin luas dan hanya sedikit bagian belakang bodi mobil Anda yang masih terlihat di kedua kaca spion tersebut. Sementara kaca spion tengah diatur agar Anda bisa melihat dengan baik kendaraan di belakang Anda.

Lalu, ketika Anda akan menyalip atau berbelok, jangan hanya melihat ke arah spion. Tolehkan juga kepala Anda ke arah samping kendaraan, tentunya setelah memperhitungkan jarak mobil Anda dengan mobil di depan.

Hal ini dilakukan agar kendaraan yang berada pada area titik buta tetap dapat terlihat, terutama bila yang berada di daerah tersebut adalah mobil kecil atau sepeda motor.


Pasang kaca spion tambahan atau gunakan spion multivex

Liputan6 menuliskan biasanya para pengendara menggunakan peran spion tambahan khusus untuk melihat area titik buta. Spion tambahan tersebut biasanya berukuran kecil, agak cembung, dan ditempelkan pada spion utama di kanan dan kiri mobil. Bentuk pantulan kacanya yang berefek cembung dikatakan mampu melihat dengan jelas area titik buta.

Tetapi hati-hati saat memasang kaca spion tambahan. Salah memasang bisa menyebabkan titik buta malah meluas.

Posisi yang benar adalah memasangkan spion tambahan pada bagian atas dari sisi terluar spion agar Anda tetap dapat melihat kaca spion utama dan tambahan sama jelasnya.

Jangan memasang kaca spion tambahan pada bagian bawah kaca spion utama karena malah membuat banyak objek di jalan menjadi tak terlihat.

Pemasangan kaca spion tambahan ini diperlukan jika kaca spion mobil Anda belum berjenis multivex. Kendaraan-kendaraan terbaru biasanya sudah dilengkapi spion model ini.

Spion multivex mempunyai sisi yang melengkung pada bagian luar spion sehingga memperkecil area titik buta dan memperluas jangkauan pandangan.



[beritagar.id]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar